Sabtu, 24 September 2011

Jawaban atas pertanyaan : Kendala Cuaca (e-mail & telepon)

Saya mohon ma'af kepada penunjung yang menelpon saya, baru sekarang ini saya sempat menjawabnya. Pertanyaannya adala persis sama dengan yang mengirim e-mail ke saya, jadi saya postingkan saja jawaban saya melalui e-mail tersebut.
Semoga bermanfaat.

Pengirim e-mail saya kode-kan YW pada 7 Sep '11.

=======================

Terimakasih atas kunjungannya.

Dengan ijin dan ridhlo Allah SWT sy coba untuk menjawab.

Faktor cuaca memang sangat mempengaruhi pertumbuhan jamur.
Cuaca kita di Palembang memang sebenarny kurang cocok untuk budidaya jamur tiram. Tetapi hal itu tidak harus dijadikan masalah besar, kita tetap harus berusaha.
Seperti kata pepatah "bak cendawan dimusim hujan"
Begitu juga dengan cuaca untuk jamur. Bila cuca panas maka kan menghambat pertumbuhan jamur.
Sesuai dengan sifatnya tersebut, maka kita mengusahakan mengkondisikan cuaca tetap seperti (mendekati) cuaca penghujan.
Untuk itum maka :
1. Tingkatkan frekwensi penyiraman. Bila selama ini 1 kali sehari maka menjadi 2 kali sehari bila perlu 3 kali sehari. Cukup merepotkan memang.
2. Tingkatkan jumlh air penyiraman. Bila selama ini sekilas menyiram, maka usahakan lebih lama lagi waktu penyiramannya.
3. Usahakan menahan penguapan air dari kumbung jamur.

Demikian yang bisa saya jawab.
Semoga bermanfaat.

Wallahu 'alm bishawab.

Jumat, 19 Agustus 2011

Sharing

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan yang menciptakan manusia dan seluruh alam semesta.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Besar Muhammad SAW, para sahabat dan para pengikutnya hingga akhir jaman.

Terima kasih telah sudi mampir di blog Jamurtirampalembang.blogspot.com.
Tiada mingkin kami mengisi blog ini tanpa kekuasaan Nya, karena kita tidak punya daya dan kekuatan selain atas Ridhlo, Berkah dan Karunia-Nya.

Menanggapi beberapa keluhan petani Jamur Tiram, maka dengan ini kami mencoba ingin berbagi pengalaman yang mungkin berharga bagi pembaca.

Bila dari pengunjung blog ini punya masalah dengan budidaya Jamur Tiram, silahkan berbagi dengan kami, Insya Allah atas Kasih Sayang-Nya, kami akan bergagi ilmu dari ilmu yang telah Allah titipkan pada kami.

Demikian entry terbaru kami, semoga bermanfaat.

Wasslamu'alaikum Wr. Wb.

Sabtu, 21 Mei 2011

Perubahan Harga

Sehubungan dengan perkembangan yang terjadi, maka kami sampaikan beberapa hal.
1. Telah banyak petani "jamur tiram" yang hadir di Palembang (kebanyakan sudah kondang dan punya produksi baglog > 6.000), tetapi demand (permintaan) belum kelihatan gejala peningkatan. Hal ini membuat penekanan yang berarti terhadap harga jual Jamur dari petani, sehingga dengan terpaksa ada penurunan harga jual.
2. Iklim / cuaca. Hal ini yang ikut membuat petani jamur tertekan karena iklim yang tidak mendukung, mengarah ke musim panas, sehingga produksi / tumbuhnya jamur kurang maksimal bahkan kurang optimal. Adanya ektra tenaga untuk mengurusinya.
3. Transport. Sempat ternjadnya antrian Truk di Penyebrangan selat Sunda ikut memperlabat jalur tansportasi.
4. Dari beberapa petani jamur palembang, banyak baglog yang miscelium-nya lemah alias tidak tumbuh. Hal ini prediksi sementara kami adalah lingkungan yang kurang mendukung pertumbuhan miscelium tersebut.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Kamis, 24 Februari 2011

Informasi penting

Berhubung telah mulai terlihat animo baik masyarakat palembang dengan manfaat jamur, dan dalam rangka menyambut perhelatan besar SEA Games XXVI yang akan diselenggarakan Palembang-Jakarta tanggal 11-23 November 2011 yang dimulai dengan pembangunan beberapa hotel berbintang, maka telah banyak permintaan dan pertanyaan yang ditujukan pada kami.

Mengingat berulangnya pertanyaan yang diajukan, maka kami coba menjawab :
1. Kami belum bisa memberikan penjelasan rinci dan pengajaran tentang budi daya jamur yang dimulai dari persiapan, bibit/spora, pemeliharaan awal, pemanenan dan pemasarannya.
2. Pengalaman kami, kami belum berhasil sepenuhnya untuk melakukan budidaya dari F1 hingga pemeliharaan dalam bag log.
3. kami hanya menjual bag log dalam keadaan >=80% putih mycelium.
4. Kami tidak memberikan jaminan pasti tumbuh, karena banyak faktor yang harus dijaga.
5. Harga jual bag log antara Rp. 3000,- s/d 5.000,- tergantung situasi dan keadaan, terutama cuaca. Syukur-syukur bila pembeli bisa mendapatkan harga rendah.
6. Harga jual adalah harga di tempat kami. Untuk pengiriman ke luar kota Palembang, tergantung biaya kirim. Biaya kirim akan ditambahkan ke harga pokok.
7. Pembelian kami batasi maksimal 2.000 bag log / pembeli.
8. Berdasarkan pemeliharaan kami dan juga beberapa plasma, diameter daun jamur tiram bisa mencapai 10-20 Cm. Dengan satu rumpun dari satu bag log mempunyai berat hingga 200 Grm.
9. Kami tidak bisa membantu pemasaran, diusahakan plasma menjual sendiri. Dari pengalaman plasma, banyak dari mereka habis terjual ke tetangga.
10. Sementara ini kami menjual ke beberapa supermarket dengan penjualan yang masih fluktuatif.

Demikian informasi yang bisa disampaikan.

Nb. : Untuk Ibu peminat dari Bangka, dimohon untuk menghubungi kami lagi, karena nomor HP-nya tidak terekord, mohon ma'af.